Surat Terry Untuk Lampard

Persahabatan Terry-Lampard semasa bermain untuk Chelsea

Surat Terry Untuk Lampard

Frank Lampard memutuskan untuk pensiun dari dunia sepakbola profesional pada Kamis, 2 Februari 2017 kemarin. Keputusan Lampard ini membuat beberapa rekan seperjuangannya cukup kaget. Bahkan mantan kapten Chelsea, John Terry sampai menuliskan kata-kata perpisahan kepada Lampard dalam bentuk surat yang sangat menyentuh hati.

Terry yang baru saja ditinggal Branislav Ivanovic kemarin ke Zeinth St. Petersburgh kembali harus kehilangan rekan seperjuangannya bersama The Blues. Bersama Terry, Lampard juga sempat merasakan masa-masa keemasan sepakbola Inggris. Bahkan Lampard sempat juga merasakan tekanan publik untuk mempersembahkan gelar bagi timnas Three Lions sebagai generasi emas.

Akhirnya setelah 21 tahun menjalani manis-pahit berkarir di kompetisi paling mendunia, Liga Premier Inggris, Lampard pun memutuskan untuk menyudahinya. Dirinya juga sempat menjalani musim singkat bersama klub Major Super League, New York City. Menyudahi perjalanan sepakbolanya di Negeri Paman Sam, Frankie pun akhirnya pulang kembali, ke Negeri Ratu Elizabeth.

Terry : Lampard, Legenda Selamanya

Lampard selalu jadi inspirasi bagi Terry
Lampard selalu jadi inspirasi bagi Terry

Frank Lampard telah melewati masa-masa kejayaannya di Chelsea bersama dengan John Terry.  Bahkan semasa Terry menjabat sebagai sebagai kapten, Lampard selalu ditunjuk sebagai wakilnya. Mendarat di Stamford Bridge sejak 2001, Lampard berhasil mempersembahkan 13 gelar bagi klub asal kota London tersebut.

Di Chelsea, Lampard memegang peranan yang sangat penting. Apalagi di saat kepemimpinan Jose Mourinho,ayah dari dua anak tersebut menjadi pemegang kunci permainan di lini tengah. Memiliki kemampuan mengalirkan bola, penyelesaian akhir dan eksekusi bola mati yang luar biasa, Lampard berhasil mengoleksi 211 gol dalam 648 penampilannya bersama The Blues.

Untuk menghormati kepergian sang kompatriot, Terry pun akhirnya menuliskan surat yang sangat menyentuh hati orang yang membacanya. Dalam surat tersebut tidak habis-habisnya Terry menyanjung kehebatan Lampard yang disaksikannya sendiri saat mereka bermain bersama. Dan yang membuat hati menjadi sedikit bergetar adalah beberapa potongan kalimat seperti “Sebuah kehormatan bisa bermain dan berlatih bersama mu” atau “Saya bangga pernah menjadi rekan mu di Chelsea”.

Sepak Terjang Lampard di Premier League

Lampard menolak selebrasi saat berhasil membobol gawang Chelsea
Lampard menolak selebrasi saat berhasil membobol gawang Chelsea

Frank Lampard mengawali karirnya di Liga Inggris pada tahun 1994. Saat itu dirinya tergabung bersama akademi West Ham United. Setahun kemudian, Frankie berhasil menembus skuad utama The Hammers, namun beratnya persaingan membuatnya harus bergabung dengan Swansea City sebagai pemain pinjaman.

Super Frank mulai mencuri perhatian penikmat Liga Inggris saat dirinya mencetak hattrick untuk West Ham pada 1997. Saat itu Lampard yang telah kembali bersama The Hammers berhasil mendapatkan tempat di skuad reguler West Ham United. Namun hal tersebut hanya bertahan 4 musim hingga kemudian dirinya memutuskan untuk menerima pinangan Chelsea pada 2001.

Bseragam The Blues, Lampard berhasil meraih penghargaan sebagai gelandang terbaik 3 tahun kemudian. Penunjukan Jose Mourinho sebagai manajer baru menggantikan Claudio Ranieri merupakan momen dimana nama Frank Lampard menjelma sebagai gelandang yang memiliki paket lengkap (menyerang, bertahan, mengumpan, mencetak gol, set piece) pada masanya.

Menghabiskan hampir satu setengah dekade nya bersama The Blues, Lampard harus menelan pil pahit usai pihak klub memilih untuk tak memperpanjang kontraknya pada 2014. Lampard yang pada saat itu masih ingin berkarir memutuskan untuk bergabung dengan klub MLS, New York City. Akan tetapi belum sempat bermain, dirinya sudah langsung menjalani masa pinjaman di Manchester City.

Dalam masa pinjamannyaa tersebut, Frank Lampard sempat mempersembahkan momen mengharukan bagi sang mantan klub. Saat itu pertandingan antara Manchester City dan Chelsea yang diselenggarakan di Stamford Bridge. The Blues sempat unggul di sepanjang pertandingan sampai akhirnyaa Lampard dimasukan pelatih Roberto Mancini.

Super Frankie mencetak gol penyama kedudukan untuk City, dan yanglebih mengejutkan dia menolak untuk melakukan selebrasi di hadapan publik Stamford Bridge. Kontan hal tersebut mendapat sambutan hangat  dari para suporter Chelsea dan standing ovation pun mengiringi Lampard saat berakhirnya laga.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.